Banyak remaja dan pemuda berpikir bahwa kematian masih jauh dari dirinya. Kita pikir kita dapat mengendalikan kapan kita mati—mungkin kelak ketika sudah umur 80 dan di ranjang rumah sakit.
Hari-hari terakhir ini mal, tempat wisata, tempat kumpul-kumpul orang banyak mendadak menjadi sepi. Orang beramai-ramai menyelamatkan diri dari serangan Virus Corona.
Sejak Covid-19 dinyatakan sebagai pandemic, seluruh gereja, setuju atau tidak setuju, dipaksa untuk mengadakan ibadah secara online. Baik ibadah minggu, berbagai pembinaan, dan persekutuan doa,
ProRege - Doa #4 Sebuah doa dari Robert Hawker berjudul "Bapa, Engkau Rancang Segalanya".
Dalam sebuah perang, pasti ada yang menang dan yang kalah. Perang tidak akan berhenti sebelum musuh dikalahkan. Perang Dunia I tidak akan berhenti sebelum Pasukan Sekutu menaklukkan aliansi Jerman,
ProRege - Doa #2 Sebuah doa dari Robert Hawker berjudul "Gembala dari Ciptaan Baru".
ProRege - Doa #1 Sebuah Doa dari Yohanes Calvin. Mari kita satukan hati mendoakan dunia di tengah pandemi ini, sehingga dapat tetap berfokus kepada Allah yang Mahabaik.
Kitab Hagai menceritakan kisah bangsa Israel ketika mereka kembali dari pembuangan. Pada saat itu mereka diberikan mandat oleh Tuhan untuk membangun kembali Bait Allah yang sudah hancur.
Sering kali, kita perlakukan doa bagaikan sebuah tombol “go”, hanya dibutuhkan untuk memulai sesuatu, namun akan ditinggalkan setelahnya. Apalagi ketika kita ingin makan.