Orang-orang Yahudi menuduh Stefanus menghujat Allah. Tetapi Stefanus membuktikan dari Kitab Suci bahwa yang menghujat Allah adalah mereka yang tidak mendengar suara Allah melalui para nabi, sehingga mereka menyembah berhala. Ayat 42 mengatakan bahwa Allah memalingkan wajah-Nya dari orang-orang yang menyembah berhala. Di padang gurun berkali-kali Israel membangkitkan murka Tuhan sehingga Tuhan menghukum mereka. Tetapi di Tanah Perjanjian pun Israel tetap gagal menaati Tuhan sehingga Tuhan membuang mereka ke Babel (ay. 43). Semua ini terjadi karena mereka tidak mau mendengarkan suara para nabi yang Tuhan utus untuk berfirman kepada mereka agar mereka bertobat. Lalu tuduhan berikutnya yang disampaikan oleh orang-orang Yahudi tentang Stefanus adalah bahwa dia menghina Bait Suci. Tetapi Stefanus membalikkan kepada orang-orang Yahudi itu bahwa merekalah yang menghina Bait Suci jika mereka tidak mengerti apa yang Tuhan sedang nyatakan melalui keberadaan Bait Suci. Stefanus memberikan tiga hal mengenai Bait Suci. Yang pertama Stefanus mengingatkan semua musuh-musuhnya bahwa sebelum Bait Suci dibangun di Yerusalem, Allah menyatakan kehadiran-Nya melalui simbol yang bernama Kemah Kesaksian (ay. 44).
Baca SelengkapnyaB.B. Warfield, seorang theolog dari Amerika, mendefinisikan inerrancy sebagai “kebenaran absolut secara menyeluruh dari Alkitab yang diberikan Allah”, namun Warfield lebih sering menggunakan istilah
Baca Selengkapnya“Healing” sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang yang hidup pada zaman ini. Bukan hanya untuk orang yang sakit secara fisik, tetapi orang yang sehat jasmani pun memerlukan “healing”, karena istilah
Baca SelengkapnyaKeselamatan bukan hanya urusan masuk surga dan hidup moral yang baik saja. Orang Kristen yang sudah lahir baru dan mengalami pertobatan sejati haruslah hidup bagi Tuhan. Hidup bagi Tuhan berarti
Baca SelengkapnyaKetika panggilan Tuhan datang, sering kali kita meragukannya dan bertanya “masak sih Tuhan?” “Apakah ini benar suara Tuhan?” “Haruskan sesusah itu mengikut Tuhan?” “Kayaknya Tuhan lagi becanda deh.”
Baca SelengkapnyaTahukah kalian di antara 27 kitab Perjanjian Baru, ada 13 kitab yang ditulis oleh seorang rasul bernama Paulus. Bahkan pengertian kita tentang keselamatan dan gereja banyak berhutang kepada pengajaran
Baca Selengkapnya