Kedatangan Kristus ke tengah-tengah umat Tuhan adalah karena Tuhan mengasihani umat-Nya. Kehadiran Kristus menjadi pernyataan anugerah Allah yang sangat besar. Kehadiran-Nya menandakan bahwa Allah masih akan memperbaiki segala kerusakan yang terjadi. Segala penyakit dan kelemahan akan disingkirkan Allah pada waktunya. Dia tidak berkenan atas segala penyakit dan kerusakan di tengah-tengah manusia. Tetapi kejatuhan manusia di dalam dosa membuat penyakit, kerusakan, dan maut berkuasa di dalam hidup manusia. Tuhan membiarkan manusia terus berada dalam keadaan-keadaan seperti ini karena mereka sendirilah yang telah meninggalkan Tuhan dan mengabaikan Dia, Sang Pencipta dan Pemelihara seluruh ciptaan ini. Tuhan tidak menginginkan manusia hidup di dalam sakit penyakit. Dia tidak menginginkan segala bentuk sengsara dan penderitaan hidup menjadi bagian dalam hidup manusia terus menerus. Tetapi pilihan manusia untuk meninggalkan Sang Sumber Damai Sejahtera membuat kehidupan damai sejahtera menjauh dan meninggalkan manusia.
Baca SelengkapnyaPada zaman sekarang, perempuan yang hendak melahirkan anak dapat memilih secara caesar (less pain). Tetapi pada zaman dahulu, tidak ada pilihan selain secara normal dengan kesakitan yang cukup besar.
Baca SelengkapnyaIdenya brilian dan terbukti berhasil, tetapi kenapa bos marah? Orang yang berada di atas perahu yang sama, dapat melihat sesuatu yang sama dengan cara yang berbeda. Akhirnya dari perbuatan yang
Baca SelengkapnyaWaktu adalah hal yang sangat penting bagi ciptaan, khususnya kita sebagai manusia. Kita sering kali sulit mendefinisikan apa itu waktu, tetapi secara intuitif kita kurang lebih mampu menangkap konsep
Baca SelengkapnyaKita sering diam-diam mengakui bahwa kita akan bahagia jika kita memperoleh semua yang kita inginkan, dan menjadi sedih ketika tidak memperoleh apa yang kita inginkan. Namun, kehidupan seperti itu
Baca SelengkapnyaWaduh, ternyata diskonnya ada ketentuannya! Tulisan diskonnya sih gede-gede bikin orang kalap, pas bayar baru tahu ada “syarat dan ketentuan berlaku”. Mungkin kita pernah atau bahkan sering mengalami
Baca Selengkapnya