Di dalam Galatia 1:15-18 Saulus (Paulus) mengisahkan pertobatannya dan mengatakan bahwa dia sempat pergi ke tanah Arab sebelum kembali ke Damsyik (ay. 17). Tidak dikatakan mengenai apa yang dilakukannya di Arab. Demikian juga di dalam Kisah Rasul kepergiannya ke Arab tidak dibahas oleh Lukas. Lukas lebih memberikan fokus kepada pengabaran Injil yang dilakukan Saulus setelah dia menjadi pengikut Kristus. Tetapi kemungkinan antara ayat 19a dengan 19b adalah saat Saulus pergi ke daerah Arab. Di dalam ayat 20 dikatakan Saulus pergi ke sinagoge-sinagoge dan memberitakan tentang Yesus di sana. Pengetahuan tentang Perjanjian Lama yang dimiliki Saulus begitu luar biasa. Dia adalah orang yang sangat terpelajar, murid Gamaliel, dan seorang Farisi yang sangat keras, dan karena itu dengan sangat limpah dia dapat melihat pemberitaan tentang Sang Mesias di dalam Perjanjian Lama. Dia membuktikan bahwa ajaran-ajaran di dalam Kitab Suci mengenai Sang Mesias semuanya digenapi di dalam diri Yesus Kristus. Di dalam ayat 20 juga dikatakan bahwa Saulus bahkan memberikan penekanan bahwa Yesus adalah Anak Allah melalui berita Injil yang dia kabarkan.
Baca SelengkapnyaB.B. Warfield, seorang theolog dari Amerika, mendefinisikan inerrancy sebagai “kebenaran absolut secara menyeluruh dari Alkitab yang diberikan Allah”, namun Warfield lebih sering menggunakan istilah
Baca Selengkapnya“Healing” sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang yang hidup pada zaman ini. Bukan hanya untuk orang yang sakit secara fisik, tetapi orang yang sehat jasmani pun memerlukan “healing”, karena istilah
Baca SelengkapnyaKeselamatan bukan hanya urusan masuk surga dan hidup moral yang baik saja. Orang Kristen yang sudah lahir baru dan mengalami pertobatan sejati haruslah hidup bagi Tuhan. Hidup bagi Tuhan berarti
Baca SelengkapnyaKetika panggilan Tuhan datang, sering kali kita meragukannya dan bertanya “masak sih Tuhan?” “Apakah ini benar suara Tuhan?” “Haruskan sesusah itu mengikut Tuhan?” “Kayaknya Tuhan lagi becanda deh.”
Baca SelengkapnyaTahukah kalian di antara 27 kitab Perjanjian Baru, ada 13 kitab yang ditulis oleh seorang rasul bernama Paulus. Bahkan pengertian kita tentang keselamatan dan gereja banyak berhutang kepada pengajaran
Baca Selengkapnya