Kita telah menyelesaikan pembahasan Kitab Nehemia dan sekarang kita akan masuk ke dalam pembahasan kitab terakhir dalam Perjanjian Lama, yaitu Kitab Maleakhi. Maleakhi bernubuat untuk umat yang telah kembali dari pembuangan dengan memberikan pembahasan intinya pada kedatangan sang pendahulu bagi Mesias. Mesias akan datang, tetapi terlebih dahulu harus ada seorang yang mempersiapkan jalan bagi Dia. Seorang yang menegur, menyerukan peringatan, membongkar dosa-dosa umat Tuhan agar mereka kembali kepada Tuhan dan menerima sesama di dalam kesatuan hati sebagai umat Tuhan yang menanti-nantikan janji Tuhan. Di dalam Maleakhi 1:1-4, dinyatakan bahwa Israel meragukan kasih Tuhan kepada dia. Tuhan menjawab dengan menjelaskan pilihan Tuhan atas Yakub, bukan Esau. Tuhan mengasihi Yakub tetapi membenci Esau. Membangun kembali Yakub, tetapi menghancurkan Esau bahkan ketika reruntuhan Esau akan kembali dibangun, sama seperti reruntuhan Yakub dibangun, bagi Esau Tuhan akan mendatangkan kehancuran sekali lagi. Inilah konsep anugerah yang harus diterima semua orang. Tuhan mengasihi siapa yang mau Dia kasihi.
Baca SelengkapnyaSeseorang mengirim foto makanan melalui WA kepada temannya dan mendapat respons: “Piringnya bagus sekali, beli di mana?” Seseorang bisa melihat kotoran yang jauh tetapi tidak bisa melihat kotoran di
Baca SelengkapnyaKetika Daud dinobatkan menjadi raja atas seluruh Israel, ia berkeinginan untuk memindahkan tabut Allah kembali ke Yerusalem. Tabut Allah kemudian dibawanya dari Kiryat-Yearim dengan cara menaikkannya
Baca SelengkapnyaBacaan: Matius 5:10 Di zaman ini, “hidup nyaman” sering dianggap sama sebagai tanda “diberkati” bahkan bagi orang Kristen sekalipun. Banyak orang memimpikan kehidupan yang tidak ada masalah, tidak
Baca SelengkapnyaAlkitab banyak mengajarkan tentang hikmat dan kebijaksanaan hidup. Manusia membutuhkannya, sebab banyak kesulitan hidup muncul justru karena kita kurang berhikmat. Amsal 6:6 mengatakan, “Hai pemalas,
Baca SelengkapnyaAlkitab menyatakan penghakiman Allah dimulai dari umat yang mengenal Dia, yang dikasihi-Nya, dari rumah-Nya (1Pet. 4:17). Ketika Kerajaan Utara (Israel) melakukan kejahatan dan menyembah berhala,
Baca Selengkapnya