Setelah kembali dari perjalanan misi yang pertama, Paulus dan Barnabas menggembalakan jemaat Antiokhia. Lalu setelah mengajar dan menggembalakan di Antiokhia selama beberapa waktu, Paulus ingin kembali mengunjungi jemaat-jemaat yang telah didirikannya bersama dengan Barnabas. Ini merupakan perasaan sejati seorang pengabar Injil dengan jiwa seorang gembala. Paulus ingin mengunjungi kembali jemaat-jemaat itu supaya bisa menguatkan mereka, mengajar mereka, dan mendorong mereka untuk hidup bagi Tuhan. Tidak seorang pun yang boleh mengerjakan hanya satu sisi dari panggilan mengabarkan Injil. Setelah Injil dikabarkan, siapakah yang akan terus memberikan firman bagi orang-orang yang baru percaya itu? Injil harus dikabarkan. Tetapi setelah itu kebenaran firman harus terus diajarkan, dan jemaat yang sudah percaya harus didorong, dinasihati, ditegur, dan dikuatkan untuk makin mengasihi Tuhan dan hidup di dalam kekudusan. Itulah sebabnya di dalam ayat 36 Paulus mengajak Barnabas untuk kembali mengunjungi jemaat-jemaat yang telah mereka Injili.
Baca SelengkapnyaB.B. Warfield, seorang theolog dari Amerika, mendefinisikan inerrancy sebagai “kebenaran absolut secara menyeluruh dari Alkitab yang diberikan Allah”, namun Warfield lebih sering menggunakan istilah
Baca Selengkapnya“Healing” sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang yang hidup pada zaman ini. Bukan hanya untuk orang yang sakit secara fisik, tetapi orang yang sehat jasmani pun memerlukan “healing”, karena istilah
Baca SelengkapnyaKeselamatan bukan hanya urusan masuk surga dan hidup moral yang baik saja. Orang Kristen yang sudah lahir baru dan mengalami pertobatan sejati haruslah hidup bagi Tuhan. Hidup bagi Tuhan berarti
Baca SelengkapnyaKetika panggilan Tuhan datang, sering kali kita meragukannya dan bertanya “masak sih Tuhan?” “Apakah ini benar suara Tuhan?” “Haruskan sesusah itu mengikut Tuhan?” “Kayaknya Tuhan lagi becanda deh.”
Baca SelengkapnyaTahukah kalian di antara 27 kitab Perjanjian Baru, ada 13 kitab yang ditulis oleh seorang rasul bernama Paulus. Bahkan pengertian kita tentang keselamatan dan gereja banyak berhutang kepada pengajaran
Baca Selengkapnya