Setelah meninggalkan Atena, Paulus segera menuju Korintus. Korintus adalah kota terbesar di Yunani dan kota perdagangan yang sangat padat pada waktu itu. Bahkan tidak banyak kota yang bisa menyaingi besarnya kota ini di luar Yunani sekalipun. Dari seluruh kota-kota yang pernah dikunjungi Paulus di Kitab Kisah Rasul, hanya Kota Roma saja yang lebih besar daripada Korintus. Kemegahan dan kepadatan kota ini membuat Paulus rindu segera mengabarkan Injil. Betapa besar pengaruh Injil akan tersebar ke banyak tempat jika di kota sebesar Korintus berdiri jemaat Kristen yang mengenal dan mengabarkan Kristus! Kota Korintus bukan hanya besar dan padat, tetapi juga sangat penuh persaingan. Sangat sulit bisa bertahan dan sukses di kota yang keras ini tanpa keahlian yang cukup. Di Korintus ini Paulus bertemu dengan Priskila dan Akwila dari Roma. Priskila dan Akwila terpaksa mengungsi keluar dari Roma karena orang-orang Yahudi diusir oleh Kaisar Klaudius. Ini terjadi pada tahun 49. Menurut catatan sejarawan Romawi abad ke-2 awal, Suetonius, alasan Klaudius mengusir orang-orang Yahudi dari Roma adalah karena kerusuhan yang diakibatkan oleh seseorang bernama “Chrestus”.
Baca SelengkapnyaDunia ini membawa kita hidup makin hari makin individualis atau egois. Berbagai macam pesan yang didengungkan oleh dunia ini mengarahkan kita untuk mencari identitas atau bijaksana di dalam diri kita.
Baca SelengkapnyaB.B. Warfield, seorang theolog dari Amerika, mendefinisikan inerrancy sebagai “kebenaran absolut secara menyeluruh dari Alkitab yang diberikan Allah”, namun Warfield lebih sering menggunakan istilah
Baca Selengkapnya“Healing” sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang yang hidup pada zaman ini. Bukan hanya untuk orang yang sakit secara fisik, tetapi orang yang sehat jasmani pun memerlukan “healing”, karena istilah
Baca SelengkapnyaKeselamatan bukan hanya urusan masuk surga dan hidup moral yang baik saja. Orang Kristen yang sudah lahir baru dan mengalami pertobatan sejati haruslah hidup bagi Tuhan. Hidup bagi Tuhan berarti
Baca SelengkapnyaKetika panggilan Tuhan datang, sering kali kita meragukannya dan bertanya “masak sih Tuhan?” “Apakah ini benar suara Tuhan?” “Haruskan sesusah itu mengikut Tuhan?” “Kayaknya Tuhan lagi becanda deh.”
Baca Selengkapnya