Keinginan Herodes untuk memperkokoh kerajaannya sekarang gagal total. Bukan saja karena dia tidak bisa menjaga tahanannya tetap berada di dalam penjara, tetapi karena Tuhan sendiri telah menjadi Lawannya. Tuhan berniat menghancurkan dia. Tuhan menggagalkan rencananya untuk mengambil hati orang Yahudi dengan membebaskan para rasul (ay. 3, 7) dan segera sesudah itu Tuhan berencana membunuh dia. Pemimpin-pemimpin seperti Herodes ini adalah pemimpin yang begitu kejam dan gila kekuasaan. Pemimpin seperti ini akan mengabaikan perasaan takut akan Tuhan karena kekuasaan telah menjadi berhala sembahannya. Herodes yang dicatat di sini adalah Herodes Agripa Agung (ayah dari Herodes Agripa yang dicatat di dalam Kisah Rasul 25:13, yang juga disebut Agripa II). Dia adalah cucu dari Herodes Agung. Herodes Agung inilah yang memerintahkan bayi-bayi di Betlehem yang berusia dua tahun ke bawah dibunuh. Dialah raja kejam yang memerintah ketika Yesus Kristus lahir. Raja Herodes Agung mati tahun 4 SM, dan dua tahun kemudian, Kerajaan Romawi mendudukkan Herodes Antipas, anaknya, untuk menjadi raja menggantikan dia.
Baca SelengkapnyaB.B. Warfield, seorang theolog dari Amerika, mendefinisikan inerrancy sebagai “kebenaran absolut secara menyeluruh dari Alkitab yang diberikan Allah”, namun Warfield lebih sering menggunakan istilah
Baca Selengkapnya“Healing” sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang yang hidup pada zaman ini. Bukan hanya untuk orang yang sakit secara fisik, tetapi orang yang sehat jasmani pun memerlukan “healing”, karena istilah
Baca SelengkapnyaKeselamatan bukan hanya urusan masuk surga dan hidup moral yang baik saja. Orang Kristen yang sudah lahir baru dan mengalami pertobatan sejati haruslah hidup bagi Tuhan. Hidup bagi Tuhan berarti
Baca SelengkapnyaKetika panggilan Tuhan datang, sering kali kita meragukannya dan bertanya “masak sih Tuhan?” “Apakah ini benar suara Tuhan?” “Haruskan sesusah itu mengikut Tuhan?” “Kayaknya Tuhan lagi becanda deh.”
Baca SelengkapnyaTahukah kalian di antara 27 kitab Perjanjian Baru, ada 13 kitab yang ditulis oleh seorang rasul bernama Paulus. Bahkan pengertian kita tentang keselamatan dan gereja banyak berhutang kepada pengajaran
Baca Selengkapnya