Apa yang masuk ke dalam tidak menajiskan manusia. Demikian dikatakan oleh Tuhan Yesus. Kerajaan Allah tidak berkait dengan macam-macam peraturan tentang makanan. Tetapi, kalau peraturan tentang makanan tidak penting, mengapa di dalam Kitab Imamat dibedakan antara binatang yang haram dan halal, di mana kitab itu melarang orang Israel memakan yang haram (Im. 11:4)? Binatang-binatang itu diharamkan karena binatang-binatang itu menjadi simbol bagi identitas yang tidak jelas, menurut klasifikasi binatang oleh orang-orang Israel pada waktu itu. Ikan yang tidak bersisik, binatang berkuku belah tetapi tidak memamah biak, kelelawar yang bersayap seperti burung, itu semua adalah binatang-binatang yang sulit diklasifikasikan. Israel yang harus menjaga kemurnian identitas mereka sebagai bangsa pilihan Tuhan hanya boleh memakan binatang-binatang yang jelas identitasnya dan mudah diklasifikasikan jenisnya. Tetapi ketika Tuhan tidak lagi bekerja dengan memanggil satu bangsa saja, maka peraturan itu pun tidak lagi menjadi ikatan yang harfiah. Setelah Kristus datang, Tuhan sekarang bekerja dengan memanggil semua bangsa kembali kepada Dia. Jika semua bangsa diberi kesempatan untuk datang kepada Kristus, maka tidak perlu lagi ada pembedaan secara fisik. Dan karena pembedaan secara fisik tidak diperlukan lagi, maka peraturan ini tidak lagi ditaati secara harfiah.
Baca SelengkapnyaWaktu adalah hal yang sangat penting bagi ciptaan, khususnya kita sebagai manusia. Kita sering kali sulit mendefinisikan apa itu waktu, tetapi secara intuitif kita kurang lebih mampu menangkap konsep
Baca SelengkapnyaKita sering diam-diam mengakui bahwa kita akan bahagia jika kita memperoleh semua yang kita inginkan, dan menjadi sedih ketika tidak memperoleh apa yang kita inginkan. Namun, kehidupan seperti itu
Baca SelengkapnyaWaduh, ternyata diskonnya ada ketentuannya! Tulisan diskonnya sih gede-gede bikin orang kalap, pas bayar baru tahu ada “syarat dan ketentuan berlaku”. Mungkin kita pernah atau bahkan sering mengalami
Baca SelengkapnyaJanji Tuhan melampaui hidup manusia yang terbatas, itulah iman Daud di dalam lagu terakhirnya (2Sam. 23:1-7). Daud tidak takut mati karena dia tahu Tuhan menyertainya di lembah kekelaman. Daud tenang
Baca SelengkapnyaRumah adalah tempat teraman dan ternyaman bagi seseorang, tetapi pada zaman sekarang dengan kondisi tertentu, seseorang bisa juga melarikan diri dari rumah. Yakub melarikan diri dari rumah karena
Baca Selengkapnya