Siapa yang boleh datang kepada Tuhan? Mungkin pertanyaan yang sering muncul bagi orang Kristen, terkhusus bagi mereka yang ada dalam pergumulan keluar dari dosa. Pertanyaan ini membawa kita berpikir,
Topik lain yang menjadi perdebatan panjang di dalam filsafat metafisika adalah mengenai “being and becoming”. Apakah keberadaan yang ada di sekitar kita ini adalah
Di dalam artikel yang lalu kita membahas adanya kelompok yang percaya bahwa alam semesta ini terjadi secara kebetulan, dan implikasi dari pemikiran ini adalah kehidupan yang tidak memiliki tanggung
Banyak topik di dalam filsafat yang sering kali kita “take it for granted”, sehingga kita tidak menyadari bahwa kita sudah mengadopsi pemikiran dunia yang melawan Alkitab. Salah satu pertanyaan
Di dalam artikel sebelumnya kita sudah sedikit membahas bahwa theologi sebagai wawasan dunia Kristen yang mengarahkan setiap aspek kehidupan orang Kristen. Maka di dalam artikel-artikel selanjutnya
Dalam artikel “Belajar Theologi: Untuk Apa dan Bagi Siapa? Kita sudah membahas bahwa orang Kristen perlu mempelajari theologi karena theologi adalah pengenalan akan Allah dan pengenalan ini adalah
Dalam Artikel Multidimension of Theology (1): Means of Knowing God, kita belajar bahwa sebagai orang Kristen zaman ini, kita tidak boleh memisahkan antara pembelajaran buku-buku theologi dan pembacaan
Kita hidup di dalam suatu konteks, di mana kekristenan tidak bisa hadir secara partial. Maksudnya, kita tidak bisa menjadikan kekristenan hanya sekadar agama yang berkaitan dengan moralitas atau
Di dalam kaitannya dengan ilmu atau bidang yang lain, kita seringkali menganggap theologi tidak memiliki hubungan sama sekali atau setidaknya hanya dalam aspek etika saja. Bahkan kita terbiasa untuk
Pada artikel sebelumnya, kita melihat theologi dari dimensi sebagai salah satu sarana dalam mengenal Allah secara personal. Maka pada artikel ini kita akan melihat dimensi theologi yang lebih bersifat